[FF TAEJI] WE ARE BACK PART 2 [END]

29 Dec

Title: WE ARE BACK PART 2 [END]
Author: Icha Fasya Hapsari a.k.a Chaic/ichayam
Cast: Lee Taemin, Park Jiyeon
Support Cast: Lee Jieun (IU), Bae Suzy, Choi Minho, Lee Onew, Jeon Boram, Kwon Sohyun, Son Dongwoon, Kim Kibum, Lee Sungmin, Lee Donghae, Lee Hyukjae, Cho Kyuhyun, Shin Dongho
Genre: Romantic, Life
Rating: G/PG-15
Length: Twoshoot

“aaaoow!!”

PART 2

AUTHOR POV

Taemin, Dongho dan Sohyun melihat kearah Jiyeon yang sudah jatuh.

“eonni” “noona” “Jiyeon-ah!!” teriak mereka bersamaan dan segera menghampiri Jiyeon.

Jiyeon merasa benar-benar sakit.

“neo gwaenchana??” Tanya Taemin khawatir. Wajahnya sangat cemas melihat Jiyeon seperti ini.

Jiyeon menggeleng tanda bahwa benar-benar sakit.

“kau berdarah! Kenapa bisa seperti ini, eo?” masih omel Taemin.

Sohyun segera mengeluarkan kotak p3k dari dalam tasnya.

“oppa, sini biar kuobati dulu luka eonni.” Pintanya dan Taemin menangguk. Tergambar jelas wajah Taemin sangat khawatir.

Sementara di tempat Onew dkk.

“oppa, bagaimana kelompok 4?” Tanya Jieun penuh cemas.

“mereka dijalan, dan memastikan mereka baik-baik saja” jelas Onew.

Kyumin dan eunhae melihat kearah Jieun dengan penuh Tanya.

“Jieu-ah, wae?” Tanya Eunhyuk.

“aku cemas dengan Jiyeon, oppa.” Ucapnya.

“memang Jiyeon kenapa? Dia kan wanita petualang, tidak perlu dicemaskan, pasti baik-baik saja” jelas Donghae.

“eum, bukan itu maksudku oppa. Jiyeon, kakinya masih sakit akibat kecelakaan minggu lalu. Aku khawatir karna Jiyeon masih merasa sakit dengan kakinya itu” jelas Jieun yang membuat semuanta terkejut.

“mwoya?? Onew-ah, eotte? Kaki Jiyeon bermasalah” terang Kyuhyun.

“mwo?” ucap Onew tak percaya.

Tidak lama setelah itu.

“Onew sunbae,” teriak Dongho dan Sohyun. Semuanya berlari kearah mereka berdua dengan perasaan cemas.

“kalian tidak apa-apa?” Tanya Onew penuh kecemasan.

“kami tidak apa-apa sunbae,” jawab Sohyun.

Sungmin melihat kesekeliling

“dimana TAEJI?” tanyanya.

“Taemin hyung masih dibelakang, ia meminta kami duluan karna kaki Jiyeon noona luka dan tidak bisa berjalan. Tapi, Taemin hyung bilang kalian jangan khawatir, mereka akan cepat kembali” jelas Dongho.

Sementara di tempat TAEJI

AUTHOR POV END

TAEMIN POV

Jiyeon berteriak dan reflek membuatku melihat kearahnya. Ia terjatuh. Tuhan, ada apa dengannya? Aku segera berlari menghampiri Jiyeon. Kakinya berdarah. Sungguh, ia kenapa sih bisa seperti ini? Sohyun mengobati lukanya. Jiyeon terus menangis. Aku tau, yang ia tangiskan bukan perih lukanya tapi ia takut melihat darah.

Sohyun membantu Jiyeon untuk bangun tetapi

“neomu apha, Sohyunnie. Jinjayo” ucapnya.

Jiyeon tak bisa berjalan. Bagaimana ini? Lukanya separah itu.

“oppa eotte?” Tanya Sohyun.

“ya sudah kalian berjalan kembali duluan, biar saya yang menggotong Jiyeon, kalian ingat jalannya kan. Katakan pada Onew hyung dan semuanya saya dan Jiyeon baik-baik aja, ara?” jelasku.

Sohyun dan Dongho sudah pergi meninggalkan kami. Kecanggungan terjadi padaku dan Jiyeon.

“kau, kenapa bisa seperti ini, Jiyeon-ah?” tanyaku karna aku masih bingung kenapa ia bisa luka separah ini.

“molla.” Jawabnya. Singkat, padat, jelas.

Aku memeriksa luka Jiyeon. Ini bukan luka saat ini, seperti luka beberapa hari lalu.

“ini luka lama, benar?” Jiyeon hanya menangguk.

Fuh, aku menghembuskan nafasku. Saat-saat bersama Jiyeon seperti ini membuatku bingung mau berbicara apa. Andai waktu bisa diputar.

Kami malah terdiam. Yang ada hanya bunyi suara air hujan. Aku melihat Jiyeon yang sudah menggigil. Dan akupun juga.

“kau, sudah kuat untuk bangun?” tanyaku masih dengan nada cemas.

Jiyeon menggeleng.

“ini masih sakit, tetapi kalau kau ingin jalan duluan, duluan saja. Aku akan menyusul,” ucapnya bodoh.

“ya! Kau pikir kau dalam keadaan baik-baik saja menyuruhku untuk pergi duluan. Jangan bersikap bodoh Park Jiyeon! Mana mungkin aku meninggalkanmu dalam keadaanmu seperti ini, eo?” marahku padanya.

“Taemin-ah, sudah tak apa. Aku bisa berjalan sendiri nanti, biarkan aku istirahat disini dulu,” jelasnya lembut. Ah sungguh ucapannya itu membuatku benar-benar marah.

“ya! Kau tak pernah ingat perkataanku, eo? seberaninya kau, kau tetaplah seorang wanita yang harus dijaga, dan aku, tugasku adalah menjagamu!!”

TAEMIN POV END

AUTHOR POV

Kata-kata yang dilontarkan Taemin barusan membuat Jiyeon membelalakan matanya. Ia tak pernah membayangkan Taemin akan berkata seperti itu lagi padanya.

“Taemin-ah..”ucapnya pelan.

“wae?” jawab Taemin, pelan dan lembut.

TAEJI saling menatap satu sama lain. Tatapan ini, tatapan yang membuat keduanya merindukan satu sama lain. Jiyeon merasa air matanya tumpah begitu saja dari matanya. Taemin yang menyadari itu segera menghapus air mata Jiyeon dengan tangannya. Mereka merindukan saat-saat mereka masih bersama. Taemin memeluk Jiyeon, Jiyeon balas memeluk Taemin. Jiyeon menangis sejadi-jadinya. Ia merindukan Taemin, ia merindukan mantan kekasihnya ini. Ia mengakui bahwa ia masih menyayanginya. Taemin membenamkan wajahnya di pundak Jiyeon. Merasakan hal yang sama seperti Jiyeon.

“nan..nan neomu bogoshipeoyo,” ucap Jiyeon. Walau pelan tapi Taemin masih mendengarnya. Ia tersenyum. Bahwa pemikiran Taemin selama ini benar, ia dan Jiyeon masih sama-sama menyayangi.

“nado..”ucap Taemin lembut.

Mereka melepaskan pelukan mereka. Tersenyum satu sama lain. Hujan sudah tidak terlalu deras.

“mau balik sekarang?” Tanya Taemin. Jiyeon hanya mengangguk.

Taemin menggendong Jiyeon dibelakang.

“berat ya?” cemas Jiyeon. Taemin menggeleng dan berjalan pulang.

Selama perjalanan mereka masih diam, sampai akhirnya Taemin memecahkan keheningan ini.

“dulu, apa yang kau jelaskan mengenai kau dan Minho, apa itu benar? Kalian tidak pernah ada hubungan?” Tanya Taemin.

“ne,” jawab Jiyeon.

“eo, sekarang aku percaya bahwa kau dulu tidak pernah ada hubungan dengan Minho. Mianhe,” ucap Taemin kembali.

“gwaenchana, itu sudah hal lalu. Aku juga sudah tidak mau mengingatnya lagi,” jawab Jiyeon lembut.

“Suzy tidak menyukaiku dengan tulus, kau tau itu? Ia dan Minho sekarang berpacaran,” jelas Taemin.

Jiyeon yang tak percaya membelalakan matanya.

“jinja? Kau tau darimana? Lagipula, kau dan Suzy kan masih berstatus,” lanjutnya.

“memang masih berstatus dan sepertinya hari ini ia akan memutuskanku. Aku mengetahuinya? Karna aku melihat ia jalan dengan Minho 3 hari lalu. Aku juga melihat smsnya dengan Minho, sangat lancang tapi biarlah. Sekarang aku sudah tau ia sebenarnya,” jelasnya lagi.

“eo, tapi kau tidak apa-apa kan?” Taemin menggeleng.

“aku biasa saja, karna selama bersamanya juga aku tidak pernah sepenuhnya menyayanginya, sangat jahat haha,”

“eo, haha,” tawa Jiyeon.

Jiyeon membenamkan wajahnya di punggung Taemin. Taemin tersenyum merasakan itu.

“Jiyeon-ah,” panggilnya.

“hmm, wae?”

“boleh jujur?”

“hmm, boleh.”

“aku..masih mencintaimu, Jiyeon-ah” ucap Taemin.

Jiyeon teridiam tak menjawab. Taemin memanggil Jiyeon kembali.

“Jiyeon-ah, jujur..saat memutuskanmu waktu itu aku sangat menyesal. Sangat menyesal. Bagaimana tidak? Aku masih menyayangimu tetapi aku berkata seperti itu. Sejujurnya aku merasa sakit atas perkataanku padamu. Tetapi, mengingat kau dan Minho seperti itu, membuat aku membenci kalian, walau tak sepenuhnya aku membencimu. Mianhe.”

Jiyeon masih tak menjawab Taemin,

“Jiyeon-ah..”

“nado..” jawabnya pelan.

“eo?”

“nado saranghae, aku..juga masih mencintaimu, Taemin-ah,” jawab Jiyeon.

Taemin tersenyum senang, sangat senang dengan apa yang barusan ia dengar.

“kau tau? Saat itu aku mati-matian menjelaskan kepadamu, tetapi kau tak juga mau percaya padaku. Aku sedih, kau tidak mau mendengarkan penjelasanku benar-benar. Dan lebih sedihnya, kau memutuskanku didepan banyak orang, eo. Itu membuatku malu. Makanya sejak itu aku membencimu karna kau membuatku malu di depan banyak orang” jelas Jiyeon kembali.

“mianhae Park Jiyeon-ssi, mianhae” ucap Taemin menyesal.

Akhirnya mereka sampai di tempat semuanya berkumpul. Onew dan yang lainnya terlihat sangat cemas kepada mereka berdua. Taemin membawa Jiyeon masuk ke dalam tenda. Boram dan Jieun segera mengobati luka Jiyeon

“Jiyeon-ah, lukamu..” ucap Jieun.

“gwaenchana, ini sudah diobati oleh Sohyun tadi,” jelasnya.

Taemin pergi menghampiri Suzy dan Minho. Tersenyum penuh rahasia. Ia mengajak Suzy keluar dan berbicara serius dengannya.

“kita akhiri saja ya hubungan kita, sepertinya aku tidak bisa menyayangimu, seperti Minho,” ucapnya sambil tersenyum. Suzy hanya mengangguk.

“gomawo oppa,” ucapnya.

Taemin segera meninggalkan Suzy, ia melihat kearah Minho dan tersenyum.

“longlast ya” ucapnya sambil pergi menuju tenda Jiyeon.

Jiyeon benar-benar harus istirahat karna kakinya belum sembuh. Taemin mengambilkan minum untuk Jiyeon.

“gomapta” ucapnya. Taemin hanya tersenyum dan memperhatikan Jiyeon.

“wae? Kenapa melihatku seperti itu?” Tanya Jiyeon. Taemin hanya menggeleng.

“aniyo. Sudah habiskan dulu minumnya, aku pergi siapkan api unggun,” Jiyeon mengangguk.

Karna hujan sudah berhenti sedari tadi, anak lelaki mencari kayu sebanyak-banyaknya untuk membuat api unggun untuk menghangatkan mereka semua. Sedangkan anak perempuan, menyiapkan makanan untuk makan malam mereka, tak terkecuali Jiyeon. Ia menunggu di dalam tenda dan merasa sangat bosan.

Saat ingin keluar dari tenda dan membantu yang lainnya, Boram malah melarangnya.

“kau tetap didalam dan jangan keluar, arachi?” perintah Boram.

“ne eonni,” jawabnya.

AUTHOR POV END

JIYEON POV

Aku bosan menunggu didalam tenda. Sendirian pula. Aku ingin membantu semuanya tapi Boram eonni melarangku.

Ah, ngomong-ngomong soal Taemin tadi, aku merasa telah mengenal Taemin seperti dulu lagi. Dan yang membuatku tak percaya, ia bilang masih menyayangiku. Kyaaaaaaaak~ tapi lalu bagaimana dengan Suzy? Eo? Kulihat tadi ia malah bermesraan dengan Minho. Err sungguh..sesuatu!

Kulihat Taemin sedang bercanda-dengan Kibum dan Dongwoon, ikut senang melihatnya tertawa seperti itu.

“eonni, coba cicipi rasanya dong” tiba-tiba Sohyun dan Krystal datang menghampiriku.

“enak?” Tanya Krystal.

“hmm, tambahkan garam sedikit lagi,” ucapku dan mereka berdua langsung lari menghampiri Boram eonni dan Sungmin oppa.

Aku ikut senang melihat semua temanku gembira.

“ya,” panggil Taemin yang aku tidak tau sejak kapan ia berada disampingku.

“ah, kau. Mengagetkanku saja,” ucapku. Ia hanya terkekeh pelan.

“eotte? Kakimu masih sakit?” tanyanya ramah. Aku mengangguk dan tersenyum. Sungguh aku telah mengenal Taemin yang dulu.

“syukurlah kalau begitu,” ucapnya.

Hening.

Aku tak tau mau ngomong apa sama Taemin saat ini. Hanya keheningan diantara kami sekarang. Canggung? Sangat canggung, sama halnya dulu pertama kali Taemin menyatakan perasaannya padaku.

“Jiyeon-ah,” panggilnya.

“ne?” ia membalikan badannya menghadap kepadaku.

“fuih. Bagaimana jawabanmu?” eo? Jawaban? Jawaban apa?

“ye? Maksudmu? Aku..tak mengerti,” ucapku.

“fuih, apa perlu aku mengulangi kata-kataku tadi, eo?” maksudnya..ia mengajakku berpacaran lagi atau apa. Masih tidak mengerti.

“y-ye? Tadi yang mana?” kini aku malah gugup.

“yang seperti ini –membuat bentuk love dengan tangannya-, bagaimana?” tanyanya malu-malu.

Aish mukaku panas, aku malu. Kulihat Taemin masih menunggu jawabanku.

“tapi Suzy..”

“aku sudah memutuskannya tadi,” ucapnya.

Aku masih berfikir. Berfikir bagaimana menjawabnya. Tiba-tiba, Taemin menggenggam tanganku. Eo? Membuatku kaget. Dan mukaku sudah merah padam. Taemin menatapku lekat.

“Jiyeon-ah, maukah kau menjadi pacarku lagi? Eo?” ucapnya.

JIYEON POV END

AUTHOR POV

“Jiyeon-ah, maukah kau menjadi pacarku lagi? Eo?” ucap Taemin pada Jiyeon.

Jiyeon belum menjawab pertanyaan Taemin. Ia malu dan tidak berani menatap Taemin. Taemin memanggilnya kembali.

“Jiyeon-ah,”

“ne, aku mau..” ucap Jiyeon malu-malu.

Terlihat senyum mengembang dibibir Taemin. Jiyeonpun sama. Taemin memeluk Jiyeon sambil berkata terima kasih. Jiyeon hanya mengangguk dengan ucapan terima kasih tersebut.

Taemin melepaskan pelukannya. Ia menatap Jiyeon tajam begitu juga dengan Jiyeon. Lama mereka bertatap-tatapan, wajah Taemin mendekat ke wajah Jiyeon. Sangat dekat sehingga mereka masing-masing bisa merasakan nafas keduanya. Taemin mendekati wajah Jiyeon, semakin dekat dengan bibir Jiyeon, dan…

“TAEMIN-AH, BANTU KAMI MENCARI KAYU BAKAR, SEKARANG!” teriak Onew pada Taemin.

END

Advertisements

8 Responses to “[FF TAEJI] WE ARE BACK PART 2 [END]”

  1. Riezz04 January 14, 2012 at 11:45 pm #

    Aaa onew merusak suasana aj
    mereka udh mau ciuman tc ga jd deh, , ,

    • chaicc January 15, 2012 at 11:19 am #

      ahahahaha onyunya rese emg(?)

  2. Nitz March 2, 2012 at 11:25 pm #

    Ahh, onew sgt menggangu. Hahaha

  3. Boom_ May 28, 2012 at 4:42 pm #

    Abang Onyu ganggu -_-“

  4. ★Bella★ March 2, 2013 at 2:27 pm #

    Keren! Tapi sayang end nya ngegantung haha.

  5. adriannalian September 26, 2013 at 12:35 am #

    Onew merusak suasana!! wkwkwkwwkkk

  6. Areum 'o' April 22, 2014 at 10:28 am #

    seriusan suzy nyebelin -…-
    yeay!! taeji balikan xD
    onew ngerusak suasana aja ==

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: