[FF TAEJI] I’M SORRY! NOW, I KNEW IT!

4 Apr

Title: I’m sorry! Now I knew it

Author: Icha Fasya Hapsari a.k.a Chaic/ichayam

Cast: Lee Taemin, Park Jiyeon

Genre: Romance, AU

Rating: G-15

Length: 2150 words

ps: kalo ada typo, mian. aku ngetik ini langsung dan lansung ku publish. mian WGM masih tahap perjalanan(?) gantiya ini ya^^

 

AKU POV

Namja tampan itu, dengan rambut coklatnya yang tidak panjang dan tidak pendek, rambutnya memang tidak terlihat rapih namun tetap saja ia terlihat gagah, ah namja tampan.

Namja tampan itu, aku selalu memperhatikannya dan aku juga selalu mengikutinya, selalu disisinya. Walau terkadang aku tidak pernah mengikutinya ke suatu tempat yang aku sendiripun tak tahu kenapa aku tidak mengikutinya.

Saat ini, aku akan menemani, oops lebih tepatnya mengikutinya ke tempat kerjanya. Ya, yang kutahu ia namja tampan yang sudah mapan. Sepertinya sangat bahagia bila menjadi istrinya. Memiliki suami yang mapan dan juga tampan seperti namja tampan itu. Aku sangat ingin menjadi miliknya, apa bisa?

Aku berjalan disampingnya, mengikutinya masuk ke dalam gedung kantor. Semua anak buahnya memberi salam kepadaya dan menyambut kedatangannya. Namjaku, oops maaf maksudku namja tampan ini tersenyum ramah kepada mereka. Akupun ikut tersenyum pada mereka.

Aku ikut masuk ke dalam lift bersamanya. Keheningan selalu terjadi diantara kami. Memang seperti ini yang selalu terjadi jika aku hanya berdua dengannya di dalam lift.

Pintu lift terbuka dan disana terdapat suatu ruangan yang sangat pribadi. Dipintunya bertuliskan ‘sajangnim’. Ah lihat, betapa sangat hebatnya ia, masih muda tapi sudah menjadi seorang manager.

Namja itu masuk ke dalam ruangan itu, dan aku tetap mengikutinya. Ia duduk di bangku besar miliknya. Di mejanya terdapat sebuah nama, Lee Taemin. Begitulah. Namja tampan itu bernama Lee Taemin. Nama yang sangat tidak asing denganku. Ya benar, karna sudah hampir 2 minggu ini aku selalu berada disisinya, jadi tak asing lagi untukku, haha.

Ia melepas jasnya dan menaruhnya di bangku besar miliknya. Aku mendekat dan membenarkan jas itu agar tetap terlihat rapih walau hanya ditaruh di bangku itu. Ah namja itu sungguh tampan, bahkan ia sangat tampan walau hanya mengenakan kemeja yang dimasukan kedalam celananya dan le ngan panjangnya ia gulung. Perfect.

Aku kembali dan duduk di sofa yang ada di ruangan ini. Sofa ini menjadi tempat favoritku saat aku sedang menemaninya bekerja. Sangat nyaman. Kembali aku memperhatikan namja tampan. Ah kau sungguh tampan.

Ia membuka laptop miliknya dan mungkin ia sudah mulai untuk melakukan pekerjaannya. Aku mendekat kearahnya untuk melihat apa yang sedang ia kerjakan. Akupun duduk disampingnya di bangku besar miliknya.

Tunggu?

Siapa dia? Siapa yeoja yang tertera di desktop laptopnya itu? Yeoja itu cantik. Sangat cantik. Matanya yang begitu cantik dan tatapannya yang begitu tajam. Bibirnya yang pink juga memperlihatkan senyumnya yang begitu cantik. Siapa yeoja itu? Apa aku mengenalnya sebelumnya? Pertama aku melihatnya tapi sepertinya aku mengenalnya. Apa yeoja itu artis?

“Jiyeonnie, aku harap kau cepat kembali” ucap namja tampan itu tiba-tiba.

Siapa Jiyeonnie? Apa dia temanmu? Atau mungkin kekasihmu? Tidak, kau tidak boleh memiliki kekasih sebelum menjadi milikku namja tampan.

Aku terus memperhatikannya yang sedang membuka folder-folder di laptopnya. Sesekali aku memainkan rambutnya yang lembut. Kau namja yang senang merawat diri ya, hihi.

Ia membuka salah satu folder, aku melihatnya lebih detail. Foto pre-wedding? Dengan yeoja yang tadi ada di desktop laptopnya? Yeoja cantik itu?

“aku merindukanmu Jiyeonnie, sangat merindukanmu. Cepatlah kembali”

Bahkan kau terus menucapkan nama yeoja yang kau panggil Jiyeonnie itu. Aku melihat foto-foto itu, namja tampan itu menggunakan tuxedo hitam dan ia terlihat sangat gagah dan tampan, sedang yeoja cantik itu berbalut gaun putih panjang dengan bunga ditangannya. Mereka, sangat cocok. Tidak! Namja tampan itu tidak bisa dengan yeoja itu, aish.

“aku akan tetap menunggumu Jiyeonnie, dan mengucapkan janji kita yang tertunda di altar nanti. Aku menyesal itu telah terjadi”

Janji? Yang tertunda? Jadi, namja tampan itu sudah mau menikah dengan yeoja cantik itu?

Tes.

Hey, kenapa aku menangis? Tangisan apa ini? Bahagia atau sedih? Tapi yang jelas aku tak mengerti mengapa aku menangis. Apa aku benar mencintai namja tampan ini? Aku ini siapa? Mengenalku saja mungkin ia tidak, tunggu. Jangankan mengenal, menyadari kehadiranku saja mungkin ia tidak.

AKU POV END

**

Tring tring

Taemin mengambil ponselnya. Tertera dilayar ponselnya, ‘umma’.

“umma menelponku? Ada apa? ‘pip’ hallo umma. Iya, aku masih di kantor. Ye umma? Umma benar tidak bohong? Iya, baik aku akan kesana sekarang! ‘pip’

Taemin segera pergi meninggalkan ruangannya. Ia berjalan dengan cepat dan dengan perasaan yang ia sendiri tidak tahu, apakah ia senang atau terlalu senang mendengar kabar dari ummanya.

Taemin mendapat kabar dari ummanya bahwa Jiyeon, calon istrinya telah sadar dari komanya. Taemin tak dapat menggambarkan kegembiraannya mendengar kabar ini. Jiyeon, yeoja yang sangat ia cintai telah sadar dari tidur panjangnya selama beberapa minggu ini.

Jiyeon mengalami koma karena kecelakaan yang menimpanya saat ia sedang dalam perjalanan menuju kantor Taemin. Beruntunglah dokter dapat dengan cepat menanganinya.

Taemin segera membawa mobilnya menuju rumah sakit. Tak lupa, ia berhenti di sebuah toko bunga untuk membeli bunga mawar yang sangat ranum, bunga kesukaan Jiyeon. Taemin kembali pergi dan disepanjang perjalanan ia terus tersenyum sambil memandang bunga mawar yang ia beli.

Taemin menuju kama VIP dan melihat kedua orang tuanya dan orang tua Jiyeon yang sudah menunggu di dalam menungu kehadiran Taemin.

“bagaimana keadaan Jiyeon, umma? Apa benar Jiyeon sudah sadar?”

Umma Jiyeon hanya tersenyum dan memintanya untuk segera melihat sendiri keadaan Jiyeon. Taemin berjalan mendekati Jiyeon yang terbaring lemah. Ia tersenyum hangat dan menggenggam tangan Jiyeon dengan lembut.

“Jiyeonnie..” panggilnya dengan menahan tangis. Tangis bahagia, ya melihat yeoja yang dicintanya telah kembali.

“Taemin-ah?” panggilnya pelan. Taemin mengangguk dan mencium tangan Jiyeon.

Sementara itu, kedua orang tua Taemin dan Jiyeon pergi keluar meninggalkan mereka berdua didalam kamar.

Taemin terus mencium tangan Jiyeon dan mengucapkan rasa syukurnya kepada tuhan karna Jiyeon telah kembali.

“kau kembali sayang, aku merindukanmu” ucap Taemin.

Jiyeon hanya tersenyum mendengarnya dan seperti berpikir sesuatu.

“aku..”

“ya Jiyeonnie, kenapa?”

“apa selama ini aku terus berada disini?” tanyanya yang membuat Taemin cukup bingung.

“ya, kau disini. Kau terbaring lemah disini sayang, dengan banyak infuse yang menempel pada tubuhmu dan menggunakan alat bantu pernafasan. Kau koma cukup alam dan sekarang kau sudah kembali,” jelas Taemin.

“benarkah? Tapi aku merasa selama ini aku tidak berada disini. Aku bertemu seseorang, ia namja tampan.”

“namja tampan? Siapa itu?”

“tidak tahu, aku tidak ingat namanya dan wajahnya. Yang kuingat ia namja tampan yang sudah mapan dan sepertinya sudah mau menikah dengan..auw” ucap Jiyeon dan meringis kesakitan dengan memegang kepalanya.

“sudah, jangan lanjutkan bicara ya. Nanti kepalamu sakit. Karna kau sudah kembali, aku ingin terus disini menemanimu, kau harus istirahat, ok!”

“hmm baiklah..”

“ah satu lagi –pergi mengambil bunga mawar yang dibelinya- tada, bunga kesukaanmu” Jiyeon tersenyum melihatnya.

“ah makasih Taemin-ah..”

**

14 Februari

Seluruh tamu undangan sudah datang memenuhi taman yang sudah di sulap menjadi seperti gereja pada umumnya. Taemin&Jiyeon. pernikahan mereka yang sempat tertunda akhirnya dilaksanakan pada hari ini, tepat 3 minggu setelah kepulangan Jiyeon dari rumah sakit.

“Jiyeon-ah, sudah siap?” Tanya Boram, kaka ipar Taemin.

Jiyeon mengangguk mantap dan berjalan menuju altar. Dengan balutan gaun putih panjang dan bunga serta penutup kepala. Ia terlihat sangat cantik.

Di depan altar, Taemin sudah berdiri dengan gagah menggunakan tuxedo putih lengkap dengan dasi yang membuatnya semakin tampan.

Jiyeon jalan mendekati altar. Taemin tersenyum bahagia melihat Jiyeon.

“kau sangat cantik!” puji Taemin.

“hihi, kau juga. Sangat tampan!” puji Jiyeon balik. Mereka berdua sama-sama tersenyum mendengarnya.

Pendeta sudah mengucapkan sumpah pernikahan mereka.

‘kau telah bertemu dengan namja tampan yang selama ini kau ikuti’

Jiyeon terbelalak mendengar suara misterius itu. Ia melihat ke kanan ke kiri. Taemin merasa aneh dan sedikit terganggu dengan tingkah Jiyeon.

“Jiyeonnie, kenapa?” bisiknya. Jiyeon menoleh kearah Taemin dan menggeleng cepat.

“tidak apa-apa”

“Lee Taemin, apa kau bersedia menjadi suami Park Jiyeon?”

“saya bersedia!”

“dan Park Jiyeon, apa kau bersedia menjadi istri Lee Taemin?”

“saya bersedia”

Pendetapun mensahkah pernikahan mereka. Semua tamu bertepuk tangan da bersorak bahagia.

Taemin membuka tudung Jiyeon dan mencium bibir Jiyeon dengan lembut dan tentu dengan cinta.

**

JIYEON POV

‘namja tampan yang kau ikuti selama ini, sekarang ada disampingmu’

Apa? Jadi selama ini, namja tampan itu Taemin? Suamiku sendiri? Ia yang aku ikuti kemanapun ia pergi, jadi itu Taemin? Kenapa bisa? Maksudnya apa? Kenapa? Kenapa aku mengikutinya?

‘sebelum kecelakaa itu terjadi, kau sangat marah padanya setelah mengetahui berita bahwa Taemin bersama yeoja lain dan kau melihat foto Taemin dengan yeoja itu. Tapi itu semua tidak benar, kau salah paham’

Salah paham? Tapi saat itu benar aku melihat fotonya. Foto yeoja itu sedang berciuman dengan Taeminku!

‘itu tidak benar. Itu hanya sebuah jebakan. Taemin tidak pernah mengkhianatimu seperti itu. Ia sangat mencintaimu dan mempertahankan cinta kalian. Yeoja itu menyukai Taemin dan tidak suka denganmu. Maka dari itu, ia mencium Taemin paksa. Itu semata-mata karna yeoja itu ingin menghancurkah hubungan kalian dan membatalkan pernikahan kalian. Tapi lihatlah saat kau tertidur lama, Taemin terus memikirkanmu, memperhatikan foto-fotomu, ia tidak fokus dengan pekerjaan kantornya, semata-mata ia memikirkanmu dan menyesal karna telah membuatmu tertidur lama. Ia juga terus mengatakan rindu padamu disaat kau tertidur lama dan terus menyebutkan namamu, benar? Ia juga selalu pergi ke rumah sakit sepulang dari kantor semata-mata untuk melihat kondisimu, apakah semakin membaik atau tidak. Apa itu tidak cukup untukmu untuk meyakinkan padamu bahwa Taemin tidak pernah mengkhianatimu?’

Tes.

Benar. Aku melihat namja tampan itu tidak pernah fokus pada pekerjaannya. Dan hanya memandang foto yeoja dan yeoja itu adalah aku. Ia selalu menyebutkan nama yeoja itu dan mengatakan ia sangat rindu pada yeoja itu, dan lagi-lagi yeoja itu adalah aku. Jadi selama ini, selama aku tertidur aku mengikuti namja tampan yang tak lain tak bukan adalah Taemin, suamiku agar aku mengetahui yang sesungguhnya bahwa Taemin tidak seperti itu? Aish, bodoh! Kau sunggu bodoh Park Jiyeon.

JIYEON POV END

Flashback

“kau jahat Taemin-ah! Kau melakukan itu padaku, eo!’ ucap Jiyeon dengan tangisan yang keras.

“Jiyeon-ah, dengarkan aku. Itu tidak benar, sayang. Aku tidak pernah ada hubungan dengan yeoja itu Jiyeon-ah.”

“bohong! Aku sudah melihat foto itu. Kalian berciuman mesra! Kau tidak sadar Taemin-ah, kau sudah memiliki aku dan akupun sudah memilikimu, kenapa kau masih tega melakukan itu terhadapku? Seminggu lagi pernikahan kita Taemin-ah. Kau benar-benar ah!!” jelasnya dengan tangisan yang semakin menjadi.

“Jiyeon-ah, tolong dengarkan aku dulu..”

“sialan kau Lee Taemin! Kau benar-benar…AAAAAA”

BRAK! TIN..TIN..

Tut tut…..

“hallo? Jiyeon-ah? Jiyeon-ah, suara apa itu? Jiyeon-ah, kenapa kau berteriak seperti itu, hallo Jiyeon-ah, kau kenapa?” ucap Taemin berkali-kali namun tetap tidak ada jawaban.

Jiyeon tak dapat mengendalikan dirinya saat menyetir dan alhasil ia menabrak pembatas jalan. Warga sekitar segera menolongnya dan segera memanggil ambulance.

Taemin datang dengan tergesa-gesa menuju ruang UGD. Kedua orang tuanya dan orang tua Jiyeon sudah menunggu diluar ruangan.

“umma, appa bagaimana keadaan Jiyeon?” ucapnya tergesa-gesa dan sangat cemas.

Ummanya tidak menjawab, sementara appanya hanya terdiam. Lain dengan umma Jiyeon sedari tadi terus menangis melihat apa yang terjadi dengan anaknya.

“sialan!” rutuk Taemin.

Cekrek..

Dokter keluar dari ruang UGD dan Taemin dengan cepat menghampiri dokter itu dan bertanya bagaimana kondisi Jiyeon.

“bagaimana keadaannya dok?”

“saat ini, nona Park Jiyeon masih tak sadarkan diri. Ia kehilangan banyak darah dan terjadi benturan yang cukup keras di kepalanya.”

Taemin sangat lemas mendnegar apa jawaban dari dokter itu.

“apa saya boleh masuk dok untuk melihat kondisinya?”

“maaf tuan, untuk sekarang tidak bisa. Saya permisi dulu”

Taemin terduduk lemas mendengar itu. Ia melihat Jiyeon yang terbaring lemah dari luar ruangan.

“ini semua salahku”

Flashback End

**

“Jiyeonnie?” panggil Taemin karna tak betah sedari tadi melihat istrinya terus melamun.

“ah, ya?”

“kenapa melamun? Ada yang sedang dipikirkankah?”

“ah tidak, hehe”

“jangan bohong. Sudah jadi istri Lee Taemin tidak boleh berbohong –mencubit hidung Jiyeon-. Ada apa? Cerita saja.”

Jiyeon memikirkan sesuatu. Taemin tetap menatapnya penuh Tanya.

“Taemin-ah, maaf.”

“untuk?”

“aku, aku salah. Saat itu aku benar-benar emosi melihat fotomu. Aku sadar ternyata itu memang hanya sebuah jebakan. Aku sungguh egois tidak mau mengdengar penjelasanmu terlebih dahulu. Yang ada aku marah-marah denganmu di telpon dan akupun menjadi tak dapat mengendalikan diriku sehingga kecelakaan itu terjadi. Dan itu, membuat pernikahan kita diundur” jelas Jiyeon.

Taemin hanya tersenyum mendengar penjelasan istrinya itu. Ia memegang pipi Jiyeon, menatap Jiyeon dengan dalam. Dan mencium pipi Jiyeon dengan lembut.

“lupakan. Aku sudah tidak pernah mengingat itu lagi. Yang terpenting sekarang kau sudah kembali, sudah berada disampingku, sudah menjadi milikku seutuhnya. Jadi, lupakan soal itu dan jangan pernah mengingatnya lagi. Kita sama-sama salah dan sama-sama egois pada saat itu”

“tapi tetap aku yang paling bersalah..”

“tidak. Akupun juga bersalah karna telah membuatmu sampai marah seperti itu. Maaf. Yeoja secantikmu itu tak pantas dibuat marah seperti itu. Maafkan aku juga ya..” jelas Taemin dengan bijak dan membuat Jiyeon tersenyum. Begitu juga dengan Taemin.

Jiyeon memeluk Taemin dan Taemin membalas pelukannya.

“terima kasih, terima kasih karna kau telah menungguku. Terima kasih kau sudah menjadi yang terbaik untukku.” Ucap Jiyeon dengan tangisannya di dada Taemin.

Taemin membelai rambut Jiyeon dengan lembut.

“terima kasih juga telah kembali untukku dan menjadi milikku seutuhnya” ucap Taemin.

Jiyeon melepas pelukannya. Taemin segera menghapus air mata Jiyeon.

“sekarang tidak perlu memikirkan hal lalu yang menyakitkan itu. Yang sekarang kita pikirkan kita harus bagaimana kedepannya, dan yang paling penting…” ucap Taemin tertahan.

“terpenting apa?” Tanya Jiyeon penuh Tanya.

Taemin tersenyum penuh misteri pada Jiyeon.

“sekarang, pikirkan bagaimana kita nanti malam, kuat sampai berapa rondekah kita nanti malam sayang?” ucap Taemin nakal sambil mengedipkan matanya pada Jiyeon.

“Ya! Lee Taemin kau!!”

END

Advertisements

20 Responses to “[FF TAEJI] I’M SORRY! NOW, I KNEW IT!”

  1. hilda25 April 4, 2012 at 7:11 pm #

    aku kangen ff mu cha….
    ayo cha buat lgi ya ff taeji.. kkk~ *maksa*
    semoga ff lainnya menyusul

    • chaic April 4, 2012 at 8:52 pm #

      iyakah? hehe, iya uda ada 3 cerita di hp, nanti kalo aku sempet nulisnya lg aku tulis+langsung aku post ya :))

  2. GameKyu23 April 6, 2012 at 8:44 pm #

    Huaaaa… Ichayam eonnie!
    Aku kangen ff taeji buatan eonnie…
    Setelah sekian lama menunggu *Apedeh bahasanya*, akhirnya eonnie publish ff baru lg…
    Aku tunggu ff taeji yang lainnya ya…

    • chaic April 7, 2012 at 3:39 pm #

      hehe ditunggu ya, abis UN deh posting lebih banyak ffnya, sementara ini dulu ya yg aku post :’) makasi ya uda tunggu^^

  3. FitRia April 7, 2012 at 11:34 pm #

    Suka dech ma crta-a,,,
    hihi

    • chaic April 8, 2012 at 4:20 pm #

      terima kasih 🙂

  4. NITZ April 8, 2012 at 3:39 am #

    Ahh, so sweet bgt q suka ceritanya.Ditunggu ff yg lain lg^^

    • chaic April 8, 2012 at 4:20 pm #

      makasi :)) ditunggu ya^^

  5. iineey April 11, 2012 at 11:00 pm #

    Suka….suka….suka

    I like it deh pokoknya

    ^0^

    • chaic April 12, 2012 at 3:22 pm #

      ^^ makasi ya 🙂

  6. danna86 April 12, 2012 at 12:37 pm #

    so sweet taeji couple…….daebakk…..

    • chaic April 12, 2012 at 3:22 pm #

      makasi uda baca :))

  7. Ri-chan April 21, 2012 at 5:34 am #

    Ahh…romantis sekali.
    Bagus thor:)

    • chaic April 22, 2012 at 8:04 pm #

      makasi say :))

  8. Alin May 21, 2012 at 6:13 pm #

    Bgz author ceritanya. Awlnya mengharukan tp akhr ny sweet dan lucu. Hehe. .

  9. raein-han_official August 12, 2012 at 11:14 pm #

    wow! jiyeon taemin!kya!love them very much!!
    bikin ff taeji lagi ya thor, walaupun sekarng jiyeon lagi kena gosip, tolong jangan terpengaruh thor, tetap berkarya!!^^

    • ichafasya August 14, 2012 at 4:09 pm #

      makasi bgt ya :’) aku tetep support jiyeon sampe kapanpun walo gosip dia yg aneh2 dan antis dia yg makin banyak, aku tetep support dia 🙂 makasi yaaa ditunggu aja ff taejinya yg lain hehe

  10. honjejeje May 20, 2013 at 10:32 pm #

    authornim kok banyak ff yang di password yah
    minta passwordnya dong authornim
    gimana caranya yak?

    • taejishipper June 3, 2013 at 11:11 pm #

      eo soalnya ff yg lama2 itu kan castnya bukan taeji jadinya aku protect hehehe

  11. adriannalian September 21, 2013 at 8:11 pm #

    Wah Taemin so sweet banget ya, mau donk punya pacar kayak gitu xixixixi

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: