[FF TAEJI] WE GOT MARRIED PART 14

30 Jun

hehe mikir ulang ada NCnya apa nggak tapi ternyata alasan aku nggak jadi ada NC

1. masih ada pembaca yang di bawah umur

2. aku gagal dan nggak bisa nulis NC yang baik -_-

disini ketahuan siapa yang neror Taeji, siapapun dia tolong ya jangan sampai benci aslinya 🙂 karna ini hanya fanfic, benar? dan aku memilih ‘dia’ yang menjadi si peneror (?) bukan karna aku nggak suka ya tapi hanya sebagai peran disini aja hehe, so guess who :p btw, makasih ya udah setia baca wgm taeji :’) aku juga belum bikin-bikin cerita capt yang baru, aku mau fokus disini sampai selesai ^^ keep support Taemin and Jiyeon ya!! 🙂 

Title: WE GOT MARRIED PART 14

Author: Icha Fasya Hapsari – @skehehdanicha

Cast: Lee Taemin, Park Jiyeon

Support Cast: SHINee, T-ARA, f(x)

Genre: Romance, Reality

Rating: +17

Length: Sequel

PART 14

1 minggu kemudian

Tokyo, Japan.

Minggu ini adalah minggu sibuk bagi T-ARA, sebab mereka sedang melakukan tour Japan pertama mereka. Mereka tak memikirkan apapun selain konser mereka berjalan dengan baik. Namun, Jiyeon masih memikirkan keadaan Taemin di Korea sana. Sudah seminggu ini Taemin tidak dapat ia hubungi karna jadwal latihan dan konser yang sangat padat membuat Jiyeon tak sempat memegang ponsel untuk menghubunginya.

“eonni, kapan aku bisa menelfon Taemin?” tanyanya pada manager.

“nanti malam ponselmu akan kembali, ara? Saat ini kau fokus pada konsermu ini.” Jiyeon hanya mengangguk dan terduduk lemas di sofa ruangan mereka. Ia merasa sejak tadi pagi hingga sore ini kepalanya sangat pusing dan perutnya mual. Ia belum menyentuh makanan sedikitpun hari ini dan membuatnya terlelap.

“JIYEON-AH!!”

***

Sudah hampir pukul 7 malam dan konser akan dimulai satu jam lagi, namun kondisi Jiyeon masih belum membaik.

“kenapa kau belum makan, eo? Memangnya kita tidak menyiapkan makanan untukmu, Jiyeon-ah? Sudah kubilang kau harus makan, kau mengerti kan? Aku tidak mau melihatmu seperti ini, aish.” Ceramah managernya. Jiyeon merasa bersalah pada eonninya ini.

“mianhae, eonni.”

“lihat sekarang kau tidak dapat ikut pers confers dengan yang lain. Kumohon, jangan lupa untuk makan walau sedikit saja, Jiyeon-ah.” Jiyeon hanya mengangguk dan meminum air hangat.

Pers confers sudah selesai dan mereka bersiap untuk tampil.

“Jiyeon-ah, gwaenchana?” tanya Eunjung khawatir.

“ne eonni, nan gwaenchana eonni.” Jawab Jiyeon.

Keadaan Jiyeon mulai membaik dan dapat mengikuti Konser walau penampilanya kurang fit tidak seperti yang lainnya.

***

JIYEON POV

Akhirnya aku mendapatkan ponselku kembali. aku sangat ingin menghubungi Taemin sekarang juga. Aku mengecek ponselku dan banyak pesan masuk. 5 pesan dari Taemin dan sisanya nomor tak dikenal itu. Aku membaca pesan dari Taemin dan tersenyum sendiri. Aku juga merindukannya. Aku baru merasakan, jadi seperti ini rasanya berpacaran dengan seseorang yang berprofesi sama. Kami sama-sama sibuk dengan pekerjaan kami, tour konser ke berbagai tempat, terpisah diantara belahan dunia, namun hati kami tetap terasa dekat.

Aku malas membaca pesan dari nomor tak dikenal itu. Tapi rasa penasaranku terus muncul. Aku tak mengerti siapa yang selalu mengirimku pesan terror yang membuatku itu sangat mengganggu.

From: noname

Minggu malam, pukul 10, Taemin akan bersamaku merayakan pesta kecil. Jika kau ikut, mungkin akan terasa lebih menyenangkan. Kau bisa datang kan? Aku menunggumu. Semoga kau tak menyesal jika tidak datang.

Aku? Pergi malam-malam untuk ikut pesta dengan orang yang tak kukenal? Untuk apa? Membuang waktuku saja. Tapi Taemin…kenapa ia menyebutkan Taemin? Apa ia mengenalinya? Ah bukan urusanku juga.

Aku terus membaca pesan itu dan rasa penasaranku semakin besar. Gosh, thanks noname kau membuatku benar-benar penasaran. Baiklah, aku akan pergi menemuinya dan ya ikut berpesta kecil.

JIYEON POV END

AUTHOR POV

Minggu malam.

Taemin tak mengerti kenapa ia mau pergi dengannya malam-malam. Ia malas untuk bertemu dengannya namun ia tetap memaksanya.

“ayolah oppa, masa menemaniku saja tidak mau.” Taemin menurutinya dengan terpaksa. Taemin masuk ke dalam ruangan yang kecil yang sudah disulap menjadi tempat party kecil-kecilan. Ia tak suka sebenarnya namun karna terpaksa jadi ia menurutinya.

“kemana teman-temanmu, eo? Kenapa belum datang? Ini sudah hampir pukul 10 malam.” Celoteh Taemin.

“sabar sedikit dong oppa. Ini minumnya –menyodorkan minum-“ Taemin mengambilnya.

“kau jangan minum ini, umurmu belum cukup –meneguk habis wine-“ dengan sekali teguk, Taemin menghabiskan segelas wine itu. Senyum itu terukir kembali di hadapan Taemin. Taemin merasa kepalanya sangat sakit dan terkapar di sofa.

“aish, kepalaku pusing –menjenggut rambutnya-“ ucapnya.

“oppa, kau kenapa?” ucapnya, khawatir. Taemin merasa panas dan berkeringat sangat banyak.

“molla. Aku pusing dan ashh ini panas. Bisa kau ambilkan aku air es atau apa? Aku sangat shh panas.” Ucap Taemin dan tertidur di sofa. Ia membiarkan Taemin tertidur di sofa dengan penuh berkeringat. Taemin terduduk di sofa dan melihat kearahnya. Taemin tak mengerti dengan kondisinya saat ini namun saat melihat wajah itu ia merasa ingin memilikinya sepenuhnya. Dengan penampilannya yang hanya mengenakan rok mini dan tanktop yang ditutupi oleh jaket kulit, membentuk tubuhnya yang ideal. Taemin mendekatinya dan menatapnya sedikit dengan tatapan aneh.

“oppa, wae? Ada yang aneh denganku? Eo?” ucapnya, aneh. Taemin menggeleng dan semakin merasa panas. Tangan Taemin menyentuh pundak itu dan menyibakkan rambut panjangnya. Taemin tak berpikir panjang. Ia mencium bibirnya dengan lembut.

“oppah…” ucap suara itu. Taemin memeluknya dan terus menciumnya tanpa sadar. Senyum itu muncul darinya dan menikmati perbuatan Taemin. Taemin terus menciumnya.

“aku mencintaimu, Jiyeon-ah.” Ucap Taemin pelan dan masih tanpa sadar. Mata itu menatapnya tajam dan tak percaya.

“YA! TAEMIN-AH! KRYSTAL-SSI? JADI INI YANG MAU KAU TUNJUKKAN PADAKU?” Teriak Jiyeon dengan mata memerah. Mereka menghentikan aksi mereka dan melihat kearah Jiyeon. Krystal tersenyum penuh kemenangan dan merapatkan pelukan Taemin. Jiyeon memanas melihat pelaku sms terror yang ia terima selama ini adalah Krystal.

“Ji-jiyeon-ah?” Taemin melihat kearah Jiyeon dan menyadari bahwa yang dihadapannya saat ini bukanlah Jiyeon. Taemin melepas pelukannya dengan Krystal dan mencoba menghampiri  Jiyeon.

“oppa, mau kemana? Kau bilang kau mencintaiku kan?” sindir Krystal dengan senyum itu. Jiyeon menahan amarahnya dan pergi meninggalkan ruangan itu. Taemin melepas pelukan Krystal dan mengejar Jiyeon.

AUTHOR POV END

JIYEON POV

Aku mendantangi sebuah tempat yang cukup sepi. Segila itukah noname mengajakku untuk ke tempat sepi itu. Tapi, tempat seperti ini tidak akan didatangi banyak orang, jadi seadanya aku memakai penyamaran. Aku sudah didepan pintu ruangan itu. Saat kubuka, ruangan itu gelap dan hanya ada lampu-lampu samar menyinari ruangan ini.

“annyeong.” Ucapku namun tak ada yang menjawab. Aku melihat dua sosok yang sangat kukenal. Itu Taemin dan siapa yeoja itu? Krystal? Kulihat Taemin memeluknya dan mencium bibir Krystal. Sakit. Perasaanku sakit. Krystal juga menikmatinya. Jadi selama ini Krystal yang mengirimiku pesan terror itu. Aku menahan amarahku dan tak tertahan ketika Taemin menatapnya tajam dan mengatakan sesuatu yang kemudian ia menciumnya kembali. aku berteriak memanggil keduanya. Amarahku pecah dan Krystal mengatakan bahwa Taemin mencintainya. Eo, jadi selama ini cinta yang ia katakan dan berikan kepadaku semuanya bohong. Aku pergi meninggalkan mereka dan membanting keras pintu itu.

Aku pergi sejauh mungkin dari tempat itu. Air mataku tak bisa tertahan. Kenapa disaat aku merindukan Taemin namun hal itu yang menampak pada diriku. Secepat itukah Taemin jauh cinta pada orang lain? Aku tahu, mereka berada di agency yang sama dan terus bertemu. Mungkin dengan seperti itu, rasa cinta Taemin cepat berpindah. Aku bersembunyi di sebuah gang kecil yang sangat sepi. Aku menangis. Aku cengeng? Iya, jika itu berurusan dengan Taemin maka aku akan menjadi Jiyeon yang cengeng. Aku menangis dan menutup wajahku. Aku tak mengira Taemin berbuat seperti itu dihadapanku.

“huks…” aku merasa tanganku dipegang oleh seseorang.

“mianhae…” ucap suara itu. Aku membuka mataku dan Taemin berada dihadapanku dengan wajahnya yang penuh dengan air mata. Taemin menggenggam kedua tanganku dan terus meminta maaf kepadaku. Hatiku cukup sakit melihatnya tadi, namun aku dapat melihat ketulusan ia meminta maaf dari matanya. Ia benar tidak bersalah.

“Jiyeon-ah mianhae..aku tak bermaksud melakukan itu. Aku tak sadar mengapa aku seperti itu. Tapi..seingatku..dalam bayanganku, aku melihat kau dihadapanku. Tapi aku tak ingat bahwa aku sedang bersama Krystal. Maafkan aku –mencium tangan Jiyeon-“ jelasnya. Aku membuang muka dan melihat kearah lain. Aku tak bisa menahan air mataku yang terus keluar. Jelas-jelas aku melihat jelas Taemin menikmatinya.

“Jiyeon-ah, sungguh aku benar tak menyadarinya. Yang dibayanganku hanya wajahmu. Sungguh, Jiyeon-ah..” Taemin terus meyakinkanku. Aku masih tak terima dengan perlakuan keduanya. Pertama, Krystallah selama ini yang mengangguku. Kedua, Taemin menciumnya. Aku tak terima dengan ini. aku cukup senang saat aku kembali ke Korea dan akan bertemu dengan orang yang kusayangi. Aku juga senang akan mempersiapkan honeymoon kita nanti, tapi semua ini hancur karna perlakuan mereka.

Aku menyeka air mataku dan beranjak pergi. Taemin mencegatku.

“jangan pergi, jebal.” Ucapnya masih dengan tangis. Aish, kau ini namja tetapi malah menangis. Mungkin sedang belajar acting menangis ya. Aku memintanya untuk memberiku jalan dan pergi.

/hugs

“jebal Jiyeon-ah, maafkan aku. Aku tahu aku salah. Aku bodoh mau saja menerima ajakannya. Aku bodoh menerima wine yang ia berikan. Aku bodoh karna menciumnya, tapi dengarkan aku sekali, aku tidak pernah mencintai orang lain selain dirimu.” Jelasnya dan memelukku dari belakang. Gosh, jangan keluar lagi air mata ini. aku sudah cukup lelah menangisinya hanya karna masalah ini.

***

Karna sudah larut, aku membawanya pulang ke rumah. Karna disekitar rumahku sangat sepi, jadi sangat mudah untuk membawanya masuk ke dalam rumah. Aku sudah mendengar semua penjelasannya. Aku juga baru menceritakannya bahwa ada pesan terror yang kudapatkan. Dan ternyata Taemin mendapatkannya juga. Aku tak mengerti, Krystal begitu tak menyukai hubunganku dengan Taemin.

Aku membuatkannya teh hangat untuknya. Kupegang dahinya dan hangat. Taemin tidak enak badan. Mungkin pengaruh dari wine yang ia minum tadi. Aish, masih kecil sok-sokan minum wine.

“badanmu hangat, Taemin-ah. Kau menginap dirumahku dulu saja ya. Besok pagi aku antar pulang.” Taemin menggeleng.

“ani. Nanti aku hubungi Onew hyung untuk menjemputku kesini malam ini.” ucapnya. Kau gila atau apa? Pengaruh wine nya masih menempel ya? Taemin terbaring dikasur kamarku. Aku mengompres dahinya yang panas. Kurasa ia juga kelelahan. Aku menghubungi Onew oppa dan mengatakan bahwa Taemin menginap semalam di rumahku.

“Onew hyung mau menjemputku jam berapa?” tanyanya. Aku tak menjawabnya. Sesungguhnya perasaanku masih kacau. Disatu sisi aku tak ingin melihatnya sakit seperti ini, namun semenjak kejadian tadi, aku merasa marah padanya.

JIYEON POV END

AUTHOR POV

/tess

Lagi-lagi Jiyeon menangis. Taemin yang melihatnya segera menghapus air mata Jiyeon.

“aku tahu aku salah, Jiyeonnie..tapi kumohon, jangan mengeluarkan air mata seperti ini lagi.” Pintanya. Jiyeon hanya mengangguk pelan. Sama seperti Jiyeon, hati Taeminpun merasa sangat sakit. Ia merasa menjadi namja yang gagal. Ia telah berbuat sesuatu yang menyakiti seseorang yang dicintainya hingga menangis seperti ini. Taemin seperti mengutuk dirinya sendiri.

“hatiku sesak, Taemin-ah..aku merindukanmu selama berada di Jepang. Aku benci karna tidak bisa menghubungimu. Saat kembali ke Korea, aku sangat senang. Aku tak sabar menunggu kepergian kita ke Paris nanti. Tapi kesenangan itu hilang ketika aku melihatmu menciumnya. Tapi disisi lain aku sangat menyayangimu..huks” Taemin bangun dari tidurnya dan memeluk Jiyeon erat. Ia semakin merasa bersalah melihat Jiyeon seperti ini. kalimat terkutuk terus terlontar dari mulutnya.

“mianhae…jeongmal mianhae.“ ucapnya dan memeluk erat Jiyeon.

Jiyeon meminta Taemin untuk tetap beristirahat di rumahnya sampai pagi.

“Onew oppa bilang kau akan dijemput subuh nanti. Sekarang kau tidur ya.” Ucap Jiyeon dan menyelimuti Taemin.

“kalau aku tidur, kau akan tidur dimana, Jiyeonnie? Kasurmu saja kupakai.” Ucap Taemin khawatir.

“gwaenchana. Aku bisa tidur di sofa. Jangan khawatirkan aku Lee Taemin.” Ujarn Jiyeon dengan tertawa. Biar gimana, Taemin tetap khawatir. Ia melihat raut wajah kekasihnya yang kelelahan. Jiyeon mematikan lampu kamarnya.

“kau tidur denganku ya.” Ucap Taemin menahan tangan Jiyeon. Sontak Jiyeon terkejut dengan permintaan Taemin.

“mwo?” ucapnya.

“kumohon..” pinta Taemin memohon.

***

05.00 KST alarm Jiyeon berbunyi. Jiyeon terbangun dan mematikan alarmnya. Pemandangan di kamarnya kali ini terlihat berbeda. Biasanya ia bangun tidur hanya melihat boneka-boneka nya, kini ada namja yang tidur bersamanya. Mungkin, sebagian orang akan berpikiran macam-macam padanya, namun Jiyeon merasa ia dan Taemin semalam hanya tidur bersama.

Jiyeon mengecek ponselnya dan pesan dari Onew masuk.

From: Onew ‘ayam’ oppa

Jiyeon-ah, oppa sudah di depan rumahmu.

Jiyeon terkejut dan segera mencuci muka. Ia melihat Taemin masih terlelap dan merasa tak tega membangunkannya.

“Taemin-ah, Onew oppa sudah menunggu di depan. Ppali ireona –menepuk pipi Taemin-“ Jiyeon membangunkan Taemin. Taemin membuka matanya perlahan. 

“sepagi ini Onew hyung menjemputku? Aish.” Jiyeon terkekeh melihat Taemin protes. Jiyeon sudah membereskan tas Taemin yang ia bawa semalem. Ia melihat sebuah notes kecil yang selalu dibawanya. Disana terdapat foto mereka berdua saat diam-diam pergi ke photobox untuk merayakan hari jadi mereka yang ke dua minggu. Jiyeon hanya tersenyum mengingat kekonyolan mereka waktu itu. Taemin sudah membersihkan diri dan bersiap pulang.

“jadi hari ini kau akan perfom terakhir?” tanya Jiyeon. Taemin mengangguk.

“setelah itu, aku akan fokus mempersiapkan diri untuk bulan madu kita nanti –mengelus pipi Jiyeon-“ jelas Taemin.

“kkk baiklah. Take care, Taemin-ah.” Taemin masih mengkhawatirkan Jiyeon karna masalah semalam.

“Jiyeon-ah, aku..benar-benar menyesal atas perlakuanku semalam. Maafkan aku..” sesal Taemin.

“ayolah, aku sudah melupakannya, Taemin.” Kesal Jiyeon.

“err, bukan masalah soal Krystal, tetapi..ada hal lain.” Gugup Taemin. Jiyeon menatap Taemin curiga.

“ya, apa hal lain itu?” Taemin tergagap.

“eng..aku..”

Flashback

Taemin terlelap setelah Jiyeon menyanyikannya beberapa lagu penghantar tidur. Jiyeon hanya menggeleng melihat kelakuan kekasihnya yang masih seperti anak TK.

“tidur saja kau masih harus dinyanyikan dulu, aish.” Dumel Jiyeon.

Jiyeon bersiap dan tidur disamping Taemin. Ia tidur menghadap Taemin. Jiyeon terkekeh melihat namja yang sudah terlelap disampingnya.

“kyeopta..” ucapnya sambil mengelus pipi Taemin. Karna tak mau membangunkannya, Jiyeon perlahan menyusul Taemin ke alam mimpi, dan iapun terlelap.

“eungh..” Taemin terbangun dan melihat kearah Jiyeon. Ia melihat Jiyeon lama dan tersenyum kecil.

“mianhae atas tadi..tidak ada yeoja lain yang aku cinta kecuali kau –mengelus rambut Jiyeon-“ ucap Taemin berbisik. Jiyeon tidur begitu terlelap sehingga ia tidak terbangun. Taemin mendekatkan wajahnya ke wajah Jiyeon dan melihat kearah wajah Jiyeon seluruhnya.

“kau Cuma milikku, sampai kapanpun..” bisiknya dan Taemin mencium kening Jiyeon. Kemudian pipi, hidung, dan bibir mungilnya. Melihat tak ada perlakuan dari Jiyeon, Taemin terus menciumnya dan mengatakan ‘kau milikku’ berulang. Puas Taemin mencium Jiyeon, ia kembali terlelap dan memeluk Jiyeon dalam tidurnya.

Flashback end

“Mianhae, Jiyeon-ah..” ucap Taemin melas. Jiyeon menahan kesalnya kepada Taemin karna melakukan kecurangan (?) disaat ia tertidur.

“aish, sudah kau pulang cepat. Onew oppa sudah lama menunggumu. Huh.” Ucapnya masih kesal. Taemin menyesali perbuatannya dan terus meminta maaf hingga masuk ke dalam mobil. Jiyeon segera masuk ke rumah dan tersenyum lebar.

“aigoo!!! Jadi selamam Taemin benar menciumku! Kupikir itu hanya mimpi, ternyata memang benar. Kyaaaa!!” teriak Jiyeon didalam kamarnya yang membangunkan eommanya.

“Jiyeon-ah, kenapa masih pagi sudah berteriak seperti ini?” tanya eomma. Jiyeon hanya menggeleng dan kegirangan di kamarnya.

***

D-day, goes to Paris

Jiyeon sudah mempersiapkan seluruh bawaannya untuk syuting WGMnya kali ini. Hari ini ia akan pergi ke Paris untuk berbulan madu dengan Taemin. Memang ini hanya dalam WGM mereka, namun untuk mereka ini suatu hal yang real di kehidupan mereka. Mereka akan pergi bersama ke negri penuh keromantisan yang selalu diimpikan oleh seluruh pasangan di seluruh dunia, termasuk mereka berdua.

Para staff WGM sudah bersiap dan menunggu kehadiran Taemin. Kali ini, pertama kalinya Jiyeon akan dijemput oleh Taemin dan Taemin yang mengndarai mobilnya. Gugup memang karna ini kali pertama Jiyeon naik kendaraan yang dikendarai oleh namja lain, selain appa, oppa, dan managernya.

“PDnim, benar Taemin akan membawa mobil nanti?” tanya Jiyeon.

“ne, ia sudah berlatih menyetir dan mendapatkan SIMnya, jadi ia bisa membawa mobil.” Jiyeon semakin khawatir.

”baiklah semua siap karna Taemin sudah di jalan menuju kesini, Jiyeon-ah, siap ne.” Ucap PDnim. Jiyeon mengangguk dan bersiap.

Camera, rolling, action~

Jiyeon menunggu kedatangan Taemin. Kali ini Taemin akan menjemputnya dan pergi ke suatu tempat dimana sepasang kekasih menginginkan untuk pergi kesana. Mereka akan pergi bulan madu ke Paris.

Jiyeon menunggu di sebuah cafe dan menikmati coklat panas. Jiyeon melihat kearah luar cafe dan mendapati seseorang turun dari mobil dan berjalan masuk ke dalam cafe. Jiyeon hanya tersenyum melihat Taemin datang menjemputnya.

“Annyeonghaseyo –bow” sapa Taemin. Jiyeon membalas sapanya dan memintanya duduk di depannya. Taemin juga menikmati secangkir coklat panas bersama Jiyeon.

“jadi bagaimana? Sudah siap?” tanya Taemin. Jiyeon mengangguk.

“aku sudah membawa semua koperku dan siap pergi, yeaaay~” ucap Jiyeon senang. Setelah mereka menghabiskan coklat panas mereka, Taemin membawa koper Jiyeon dan menaruhnya di bagasi mobil. Taemin membukakan pintu mobil untuk Jiyeon.

“gomawo” ucap Jiyeon terkekeh. Taemin hanya tersenyum dan masuk kedalam mobil.

“kau bisa memakai..” belum selesai Taemin berkata, Jiyeon sudah memakai safety beltnya.

“waeyo?” ucap Jiyeon bingung. Taemin hanya menggeleng dan memakai safety beltnya sendiri. Taemin melihat kearah Jiyeon.

“siap?” Jiyeon mengangguk. Mobil merekapun jalan menuju bandara.

Dalam perjalanan, mereka terus berbincang seru. Tidak hanya seputar WGM mereka, tetapi tentang mereka juga.

“aku tak tahu kau bisa membawa mobil, Taemin-ah.” Ucap Jiyeon. Taemin hanya terkekeh mendengarnya. Mereka sampai ke bandara dan disana sudah banyak fans yang menunggu. Taemin dan Jiyeon berjalan keluar dan menyapa para fans mereka.

Taemin membawa tas Jiyeon dan meminta Jiyeon untuk menggandeng tangannya.

“ya, igeo mwoya.” Ucap Jiyeon malu-malu namun Taemin tetap berjalan dengan cueknya. Disekitar mereka banyak fans yang meneriaki nama mereka dan mereka menyapa ramah.

Taemin dan Jiyeon bersiap dan akan menunjukkan passport mereka. Jiyeon sudah mengeluarkan passwort dari dalam tasnya sementara Taemin masih sibuk mencarinya.

“waeyo Taemin-ah?” tanya Jiyeon. Taemin tampak panik dan tetap mencari. Jiyeon memandang aneh dan merasa ada yang tidak beres.

“Jiyeon-ah, passportku sepertinya tertinggal..”

TBC

Advertisements

11 Responses to “[FF TAEJI] WE GOT MARRIED PART 14”

  1. talithaJiyeonClouds June 30, 2013 at 10:45 am #

    aigooo udah sampai bandara taemin ceroboh banget sih…
    Aduuh kan,, jangan2 gagal nih ke parisnya..
    Yaaaaah mereka jadi kan oen? Jadi kan? Ayolah…
    Siapa gitu member shinee yang bawain passportnya taemin, mau minho keg onew, key, jonghyun, manager shinee.. Pokoknya tt passport harus ada #plak *eh maksa banget ya? 😀
    Oalah ternyata si krystal -_-
    aduh peneror taemin krystal juga?
    Aigoo aigoo memang ya, pasangan romantis harus diuji dulu *lirik taeji
    hmm lanjut ya oenni…

    • taejishipper June 30, 2013 at 11:03 am #

      hehe klo mereka batal ke parisnya bulan madunya di koreanya aja (?) /plak XD hehe iyaaaaa gpp ya krystal jd antagonis (?) /maapin krys kembaranku (?)

  2. gamekyu23 June 30, 2013 at 1:55 pm #

    huwoooo, krystalnya jahat jahat jahat. padahal aku kira sebelumnya itu sulli loh eon, abisnya kan yang suka sm taemin itu di chap sebelum2nya si sulli. eh jadi krystal .-. krystalnya juga suka taemin apa gimana? ‘-‘ hehehehe.
    pokoknya aku tetep dukung taejiiiiiiiii, the best couple.<

    • taejishipper June 30, 2013 at 9:42 pm #

      hehe krystalnya ceritanya gasuka aja sm hubungan mereka hihi

  3. Rini Indriati (@ii_neey) June 30, 2013 at 2:27 pm #

    aigoooo ternyata krystal orangmya, kirain sulli…. krystal parah bgt sih memanfaatkan keadaan. ckckckck
    untung jiyeon bisa ngerti tuh….taemin ternyata dirimu juga berani curi2 kesempatan ya cium jiyi pas tidur,, padahal klo taemin minta kisseu pas jiyeon bangun juga jiyeon ga bakal nolak kkkkkkk 😀

    aku ngerasa alur nya agak kecepetan cha 😀

    Taemin passport nya ketinggalan OMG…. Taeji terancam batal honeymoon donkkk,,,,
    eottokhe??????

    Tuh kannnn jadi penasaran nya kumat…. aku tunggu lanjutannya yaaa ^^

    • taejishipper June 30, 2013 at 9:46 pm #

      wkwk kecepetan ya ka? ntar deh kubuat pas di parisnya agak lama ya hihi dan akhirnya ncnya gagal aku buat ka XD ngetik yg taeji pas kisseu di awal aja aku sesek napas bayanginnya (?) gmn kalo nc bs jungkir balik kegirangan aku ka XD

  4. fazriyah July 1, 2013 at 11:12 pm #

    Aku kira Sulli .. Salah sangka hahaha..
    belum juga berangkat ke Paris udah ada insiden .. Aigoo.. Taemin ..
    Semangat lanjutin kelanjutanya 9^o^9

  5. mrslim91 July 3, 2013 at 11:12 am #

    Argh jd krystal yg slm ini sk sm taemin?? Yak, yeoja gila.. Ckck..
    Aigo ak kr ada ncx krn waktu itu blgx mau nc.. Minnie passpordmu mna? (っ╯_╰c)
    Bnr” si minnie (˘̶_˘̶)

  6. yeonlizy July 27, 2013 at 4:56 pm #

    NC nya ga jadi? -_-
    Tapi, gapapa yg penting yg sering neror TaeJi udah ketahuan. Kirain Sulli padahal Krystal u,u Hebat ya, Krystal eon! 😀

    Ka icha, kapan nih mau dilanjut part selanjutnya? Ditunggu~ Hwaiting!^^9

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: